Purworejo

Banjir Purworejo

Total Kerugian Bencana Banjir di Purworejo Capai Rp 77 M

Porjo | Jumat, 27 Desember 2013 - 07:46:59 WIB | dibaca: 109 pembaca

Banjir Purworejo

PURWOREJO - Bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang 13 kecamatan dari total 16 kecamatan di wilayah Purworejo mengakibatkan kerugian mencapai Rp 77 miliar.

Hal itu terungkap dalam paparan Bupati Purworejo, Drs H Mahsun Zain MAg saat menerima rombongan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) RI, Ir RH Agung Laksono dalam agenda peninjauan dan tindaklanjut penanganan bencana di ruang Peringgitan Kompleks Pendapa Rumah Dinas Bupati, Kamis (26/12). Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis dari BNPB senilai Rp 250 juta berupa Dana Siap Pakai dan bantuan logistik senilai Rp 313 juta yang diserahkan oleh Ir RH Agung Laksono kepada Bupati Drs H Mahsun Zain MAg.

Mahsun menjelaskan, total kerugian Rp 77 miliar meliputi kerusakan sektor pertanian yakni rusaknya lahan sawah seluas 7.021 hektare gagal panen dengan total kerugian mencapai Rp 10 miliar. Kemudian kerusakan bangunan pasar daerah senilai Rp 17 miliar, infrasturktur pengairan senilai Rp 220 juta, sarana dan prasarana kesehatan senilai Rp 2,1 miliar, pendidikan senilai Rp 10,8 miliar dan rusaknya 8.945 rumah penduduk dengan nilai kerugian sebesar Rp 35,7 miliar. "Musibah itu mengakibatkan kerugian yang cukup besar," katanya.

Mahsun menjelaskan, dari total 13 Kecamatan yang terdampak bencana banjir dan longsor meliputi 75 desa. Rincianannya 55 desa terkena bencana banjir dan 20 desa sisanya terkena bencana longsor. Tindak lanjut yang telah dilakukan Pemkab telah menetapkan status darurat bencana banjir dan longsor sejak Jumat (20/12) - Jumat (3/1) 2014 mendatang.

Pada kesempatan tersebut Menkokesra, Ir RH Agung Laksono didampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum RI dr Ir Hermanto Dardak MSc, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat Dr Syamsul Maarif SIP MSi dan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (Kemensos) RI, Drs Margowiyono.

Hadir pula jajaran Muspida Purworejo yakni Bupati Mahsun yang didampingi Wabub Suhar, Sekda Drs Tri Handoyo MM, Kepala BPBD Purworejo Drs Boedi Hardjono, Kapolres Purworejo AKBP Roma Hutajulu SIK MSI, Dandim 0708/Purworejo Letkol Inf Arry Sundoro SSos, Danyon 412/R Mayor Inf M Taufiq Zega, Ketua DPRD Purworejo Yuli Hastuti dan seluruh jajaran SKPD Kabupaten Purworejo.

Bupati Mahsun menambahkan, kerusakan sektor pertanian harus mendapat perhatian khusus. Pasalnya, Purworejo merupakan salah satu kabupaten penyangga pangan nasional, khususnya di wilayah Propinsi Jateng Selatan. Karena itu, kerusakan infrasturktur pengairan sangat penting untuk segera mendapat penanganan.

Menanggapi hal itu, Menkokesra Agung Laksono mengaku prihatin atas bencana yang terjadi Purworejo. Kunjungannya ke Purworejo untuk melihat langsung kondisi dilapangan, sekaligus mencari solusi penanganan bencana. "Kami akan melakukan pendataan jumlah kerugian untuk dicarikan solusinya. Kami juga mencari langkah antisipasi supaya bencana tidak kembali terjadi," katanya.









Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar